Arsitek Laskar Wong Kito ini akan menjadikan gelandang serang sebagai striker untuk mendampingi Kone.

Pelatih Sriwijaya FC Subangkit fokus mematangkan strategi yang akan diterapkan ketika menjamu Barito Putera dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014, Minggu (13/4), di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

Menurutnya, dalam pemusatan latihan (TC) salama lebih kurang dua pekan di Tanjung Enim dan Lubuk Linggau, jajaran pelatih lebih banyak fokus pada latihan kebugaran tim. Kalaupun ada latihan taktik, hanya sekadarnya saja untuk melakoni uji coba dengan beberapa klub lokal setempat.
“Karena itu, sepekan jelang lawan Barito ini kita akan lebih banyak latihan taktik daripada fisik,” kata Subangkit saat dihubungi Goal Indonesia.

Subangkit menyadari minimnya gol yang disarangkan anak asuhnya dalam laga ISL disebabkan penyelesaian akhir belum begitu baik. Dari tujuh laga yang telah dilakoni, Laskar Wong Kito baru mengemas lima gol.

Karena itu, Subangkit berinisiatif menguatkan lini depan dengan tambahan satu pemain yang bisa berperan sebagai striker untuk menemani Lancine Kone di tiga laga tersisa. Sebagai alternatif, Subangkit akan mengoptimalkan tenaga pemain yang biasa beroperasi di lini tengah untuk didorong lebih bermain ke depan.

Biasanya peran itu dilakoni Vendry Mofu sebagai second striker. Namun sayang, pada laga kali ini Mofu tidak dapat diturunkan akibat hukuman kartu merah saat melawan Semen Padang, 13 Maret lalu.

Untuk mengisi lobang yang ditinggalakan Mofu, Subangkit mengaku telah menyiapkan beberapa opsi, seperti Syakir Sulaiman, dan Rishadi Fauzi yang memang salah satu pelapis, selain Rizki Dwi Ramadhana dan Syamsir Alam.

Subangkit

Subangkit

“Kita akan mengoptimalkan beberapa pemain tengah yang memiliki naluri menyerang. Yah, seperti Syakir ini bisa kita pasang sebagai striker. Yang jelas, siapa pun yang akan main nanti, punya tipikal menyerang. Karena kita tetap akan menerapkan permainan menyerang mulai menit awal,” urai Subangkit.

“Yang jelas kita akan tetap bermain menyerang, bisa memakai formasi 4-4-2 atau 4-2-3-1.”

sumber: goal.com

  • pelatih subangkit
  • subangkit